Evolusi World Wide Web: Sebuah Perjalanan dari Web 1.0 hingga Web 2.0

By in
No comments

Web 2.0 adalah evolusi terbaru dari teknologi online jika dibandingkan dengan internet di masa-masa awal, ditandai dengan interaktifitas dan kolaborasi pengguna yang lebih maju, konektifitas jaringan yang lebih dalam, dan saluran komunikasi yang lebih berkembang.

Salah satu perbedaan yang paling signifikan antara Web 2.0 dan internet tradisional (WWW, yang juga disebut Web 1.0) adalah kolaborasi yang lebih besar antara pengguna internet, penyedia konten, dan para pengusaha.

Mulanya, data diunggah ke dalam sebuah situs, dan para pengguna bisa melihat atau mengunduh konten tersebut. Kemudian berkembang, pengguna memiliki masukan lebih terhadap alaminya dan cakupan konten web dan di beberapa kasus menggunakan kendali real-time.

sejarah web 2.0

Sifat sosial Web 2.0 adalah perbedaan besar lain antara dirinya dan Web semula yang bersifat statis. Sekarang website memungkinan untuk masukan berbasis komunitas, interaksi, berbagi konten, dan kolaorasi. Beberapa tipe situs media sosial dan aplikasi termasuk: forum, microblogging, social networking, social bookmarking, social curation, dan wikis.

Elemen Web 2.0

  • Wikis: Situs web yang memungkinkan pengguna untuk berkontribusi, berkolaborasi dan mengedit konten sebuah situs.
  • Meningkatnya prevalensi Software as a Service (SaaS), aplikasi web dan komputasi awan (cloud computing) dibandingkan program dan servis yang dipasang secara lokal.
  • Komputasi secara mobile, yang juga dikenal dengan istilah nomadicity, trend memunculkan kecenderungan para pengguna ingin terhubung dari mana pun mereka inginkan. Tren ini dimungkina oleh semakin berkembangnya telepon pintar, tablet dan perangkat mobile lain yang dapat terhubung pada jaringan Wi-Fi.
  • Mash-ups: halaman web atau aplikasi yang mengintegrasi elemen komplementer dari 2 atau lebih sumber.
  • Social networking: kegiatan memperluas bisnis dan/atau kontak sosial dengan menciptakan koneksi melalu individu. Situs yang termasuk social networking adalah Facebook, Twitter, LinkedIn dan Google+.
  • Usaha kolaborasi yang berbasis kemampuan untuk mencapai sejumlah besar partisipan dan sumber daya kolektif mereka, seperti crowdsourcing, crowdfunding, dan crowdsource testing.
  • User-generated conten (UGC): Konten berbentuk tulisan, gambar, audio dan video, yang disediakan secara gratis melalui internet oleh seseorang yang membuatnya.
  • Social curation: Berbagi konten yang diatur di antara satu atau lebih topik dan tema tertentu. Situs kurasi konten sosial termasuk Reddit, Digg, Pinterest, dan Instagram.

web 1.0 dan evolusi web 2.0

Transkrip Sejarah Web 2.0

Web 1.0 menjadi fase awal dari world wide web: para pengguna belum bisa berinteraksi satu sama lain; yang bisa dilakukan hanya melihat dan membaca di halaman web.

Web 2.0 digunakan pertama kali: Pada 1 April, 1999, istilah Web 2.0 digunakan oleh Darcy DiNucci di dalam artikelnya “Fragmented Future“.

Media Sosial Dimulai: Sejak 1 Januari 2003 hingga 20 Agustus 2005 orang-orang mulai membangun dan menggunakan situs media sosial seperti YouTube, Facebook, dan MySpace untuk berinteraksi satu sama lain.

Konferensi Web 2.0 Pertama: Pada 1 Oktorber 2005 konferensi pertama Web 2.0 diselenggarakan oleh O’Reily Media Live; peristiwa ini menjadikan istilah Web 2.0 semakin populer.

Karakteristik Web 2.0

Tidak seperti Web 1.0 yang hanya dapat dilihat dan dibaca, Web 2.0 mengajak para pengguna untuk berkontribusi dalam menciptakan konten bagi situsnya dengan berkomentar pada artikel yang diterbitkan atau menciptakan akun pengguna atau profil di dalam situs yang akan memberikan akses untuk berpartisipasi.

Fitur besar pada Web 2.0 mencakup situs jaringan sosial, platform swa-terbit atau blog (contoh; WordPress, Blogspot, dll.), tagging (yang memungkinkan pengguna untuk melabeli situs, video, atau foto), tombol like (yang memungkinkan pengguna untuk menunjukan bahwa mereka senang dengan konten yang mereka lihat di web), dan social bookmarking.